AKSI (Anak KelaS I)

Jumat, 22 Oktober 2010

Pemrograman Berorientasi Obyek (OOP) _1

SEJARAH JAVA

Proyek Java dimulai pada tahun 1991, ketika sejumlah insinyur perusahaan Sun yang dimotori oleh James Gosling mempunyai keinginan untuk mendesain sebuah bahasa komputer kecil yang dapat dipergunakan untuk peralatan konsumen seperti kotak tombol saluran TV. Proyek ini kemudian diberi nama sandi Green.

Keharusan untuk membuat bahasa yang kecil , dan kode yang ketat mendorong mereka untuk menghidupkan kembali model yang pernah dicoba oleh bahasa UCSD Pascal, yaitu mendesain sebuah bahasa yang portable yang menghasilkan kode intermediate. Kode intermediate ini kemudian dapat digunakan pada banyak komputer yang interpreternya telah disesuaikan.

Karena orang-orang Sun memiliki latar belakang sebagai pemakai unix sehingga mereka lebih menggunakan C++ sebagai basis bahasa pemrograman mereka, maka mereka secara khusus mengembangkan bahasa yang berorientasi objek bukan berorientasi prosedur. Seperti yang dikatakan Gosling ”Secara keseluruhan, bahasa hanyalah sarana, bukan merupakan tujuan akhir”. Dan Gosling memutuskan menyebut bahasanya dengan nama “Oak” (diambil dari nama pohon yang tumbuh tepat diluar jendela kantornya di Sun), tetapi kemudian nama Oak diubah menjadi
java, karena nama Oak merupakan nama bahasa komputer yang sudah ada sebelumnya.

Pada tahun 1994 sebagian besar orang menggunakan mosaic, browser web yang tidak diperdagangkan yang berasal dari pusat Supercomputing Universitas Illinois pada tahun 1993.( Mosaic sebagian ditulis oleh Marc Andreessen dengan bayaran $6.85 per jam, sebagai mahasiswa yang melakukan studi praktek. Di kemudian hari ia meraih ketenaran sebagai salah seorang pendiri dan pemimpin teknologi di
netscape)

Browser yang sesungguhnya dibangun oleh Patrick Naughton dan Jonathan Payne dan berkembang ke dalam browser HotJava yang kita miliki saat ini. Browser HotJava ditulis dalam Java untuk menunjukkan kemampuan Java. Tetapi para pembuat juga memiliki ide tentang suatu kekuatan yang saat ini disebut dengan applet, sehingga mereka membuat browser yang mampu penerjemahkan kode byte tingkat menengah. “Teknologi yang Terbukti” ini diperlihatkan pada SunWorld ’95 pada tanggal 23 mei 1995, yang mengilhami keranjingan terhadap Java terus
berlanjut.


Kriteria “Kertas Putih” Java

Penulis Java telah menulis pengaruh “Kertas Putih” yang menjelaskan tujuan rancangan dan keunggulannya. Kertas mereka disusun lewat 11 kriteria berikut :


Sederhana (Simple)
Syntax untuk Java seperti syntax pada C++ tetapi syntax Java tidak memerlukan header file, pointer arithmatic (atau bahkan pointer syntax), struktur union, operator overloading, class virtual base, dan yang lainnya. Jika anda mengenal C++ dengan baik, maka anda dapat berpindah ke syntax Java dengan mudah tetapi jika tidak, anda pasti tidak berpendapat bahwa Java sederhana.

Berorientasi Objek (Object Oriented)
Rancangan berorientasi objek merupakan suatu teknik yang memusatkan rancangan pada data (objek) dan interface. Fasilitas pemrograman berorientasi objek pada Java pada dasarnya adalah sama dengan C++. Feature pemrograman berorientasi objek pada Java benar-benar sebanding dengan C++, perbedaan utama antara Java dengan C++ terletak pada penurunanberganda (multiple inheritance), untuk ini Java memiliki cara penyelesaian yang lebih baik.

Terdistribusi (Distributed)
Java memiliki library rutin yang luas untuk dirangkai pada protokol TCP/IP sepetrti HTTP dan FTP dengan mudah. Aplikasi Java dapat membuka dan mengakses objek untuk segala macam NET lewat URL sama mudahnya seperti yang biasa dilakukan seorang programmer ketika mengakses file sistem secara lokal.

Kuat (Robust)
Java dimaksudkan untuk membuat suatu program yang benar-benar dapat dipercaya dalam berbagai hal. Java banyak menekankan pada pengecekan awal untuk kemungkinan terjadinya masalah, pengecekan pada saat run0time dan mengurangi kemungkinan timbulnya kesalahan (error). Perbedaan utama antara Java dan C++ adalah Java memiliki sebuah model pointer yang mengurangi kemungkinan penimpaan (overwriting) pada memory dan kerusakan data (data corrupt).

Aman (Secure)
Java dimaksudkan untuk digunakan pada jaringan terdistribusi. Sebelum sampai pada bagian tersebut, penekanan terutama ditujukan pada masalah keamanan. Java memungkinkan penyusunan program yang bebas virus, sistem yang bebas dari kerusakan.

Netral Arsitektur (Architecture Neutral)
Kompiler membangkitkan sebuah format file dengan objek arsitektur syaraf, program yang di kompile dapat dijalankan pada banyak prosesor, disini diberikan sistem run time dari Java. Kompiler Java melakukannya dengan membangkitkan instruksi-instruksi kode byte yang tidak dapat dilakukan oleh arsitektur komputer tertentu. Dan yang lebih baik Java dirancang untuk mempermudah penterjemahan pada banyak
komputer dengan mudah dan diterjemahkan pada komputer asal pada saat run-time.

Portabel (Portable)
Tidak seperti pada C dan C++, di Java terdapat ketergantungan pada saat implementasi (implement dependent). ukuran dari tipe data primitif ditentukan, sebagaimana kelakuan aritmatik padanya. Librari atau pustaka merupakan bagian dari sistem yang mendefinisikan interface yang portabel.

Interpreter
Interpreter Java dapat meng-eksekusi kode byte Java secara langsung pada komputer-komputer yang memiliki interpreter. Dan karena proses linking dalam Java merupakan proses yang kenaikannya tahap demi tahapdan berbobot ringan, maka proses pengembangan dapat menjadi lebih cepat dan masih dalam penelitian.

Kinerja Yang Tinggi (High Performance)
Meskipun kinerja kode byte yang di interpretasi biasanya lebih dari memadai, tetapi masih terdapat situasi yang memerlukan kinerja yang lebih tinggi. Kode byte dapat diterjemahkan (pada saat run-time) de dalam kode mesin untuk CPU tertentu dimana aplikasi sedang berjalan.

Multithreaded
Multithreading adalah kemampuan sebuah program untuk melakukan lebih dari satu pekerjaan sekaligus. Keuntunga dari multithreading adalah sifat respons yang interaktif dan real-time.

Dinamis
Dalam sejumlah hal, Java merupakan bahasa pemrograman yang lebih dinamis dibandingkan dengan C atau C++. Java dirancang untuk beradaptasi dengan lingkungan yang terus berkembang. Librari dapat dengan mudah menambah metode dan variabel contoh yang baru tanpa banyak mempengaruhi klien. Informasi tipr run-time dalam Java adalah langsung (straigtforward).


-EDISI JAVA
Java adalah bahasa yang dapat di jalankan dimanapun dan disembarang platform apapun, diberagam lingkungan : internet, intranet, consumer Electronic products dan computer Applications.
The Java 2 platform tersedia dalam 3 edisi untuk keperluan berbeda. Untuk beragam aplikasi yang dibuat dengan bahasa java, java dipaketkan dalan edisi2 berikut :
1. Java 2 Standard Edition ( J2SE )
2. Java 2 Enterprise Edition ( J2EE )
3. Java 2 Micro Edition ( J2ME )
Masing – masing edisi berisi java 2 Software Development Kit ( J2SDK ) untuk mengembangkan aplikasi dan java 2 Runtime Environment ( J2RE ) untuk menjalankan aplikasi.

-Kelebihan Java dibandingkan dengan C++
·         Pembuat program java telah merancang java untuk menghilangkan mengalokasian dan dealokasi memori secara manual, karena java memiliki Garbage Collection (membebaskan programmer dari tugas manajemen memori).
·         Diperkenalkannya deklarasi array yang sebenarnya dan menghilangkan aritmatika pointer. Hal ini yang sering menyebabkan memori overwrite.
·         Di hilangkannya multiple inheritance, mereka menggantinya dengan interface.

STATEMENT DAN IDENTIFIER

1. Statement
Bentuk statement atau pernyataan dalam satu program di Java adalah sebagai berikut :
 Int i=1;
  String teman = “Iman Rochdilianto”;
  import java.awt.Font;
  System.out.println(“Selamat Datang “ + teman + “di Praktikum
  SBP”);
  pegawai.tetap=true;
total= a + b + c + d + e;

Setiap statement selalu diakhiri dengan titik koma (;)
Blok adalah 2 tanda kurung kurawal ({}) yang menyatukan statemen
{
x = x + 1;
y = y * 3;
}

Java memperbolehkan spasi dalam jumlah berapa saja (Spasi, tab,
baris baru)
class Hello
{
public static void main{String args[])
{
System.out.println(“Hello World!”);
}
}
bisa ditulis dalam bentuk seperti dibawah ini :
class Hello ( public static void main(String args[]) {
System.out.println(“Hello World!”); } }


2. Identifier
Dalam Java, identifier adalah nama yang diberikan untuk variable, class, atau method. Identifier boleh dimulai dengan huruf, underscore(_) atau tanda dollat($). Identifier adalah case sensitive(membedakan huruf besar/kecil) dan tak ada batas maksimum.
Contoh :
username
user_name
_sys_var1
$change


Variabel dan Tipe Data

1. Variabel
Variabel adalah suatu item dari data yang diberi nama identifikasi(identifier), variable dapat diartikan lokasi di dalam memori yang mana suatu nilai(value) dapat disimpan.

2. Tipe Data
Java membagi tipe data menjadi 2 bagian :
(1)  Tipe data primitive
Keyword
Size
Range
Bilangan Biner
Byte
8 bits
-128 s/d 127
Short
16 bits
-32768 s/d 32767
Int
32 bits
bits -2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
Long
64 bits
9223372036854775808 s/d
9223372036854775808
Bilangan Real
Float
32 bits
Sigle Precision
Double
64 bits
Double Precision
Tipe Data Lain
Char
16 bits
Sigle Precision
Boolean
True / false
Nilai Boolean
Contoh cara pendeklarasian dan inisialisasi tipe data primitive sebagai berikut :
char ch;                 // deklarasi variable
ch = “R’;                // inisialisasi variable
char ch1= “S”;      // delarasi dan inisialisasi variable
int x,y,z;                 // deklarasi 3 variabel integer
boolean tetap= true;

(2) Tipe data reference
Reference adalah pointer ke tipe data atau penyimpan alamat data. Terdapat tiga data reference yaitu : array, class, dan interface (mengenai tipe data reference akan diuraikan dalam bab selanjutnya)

Komentar
Berikut cara menyisipkan komentar pada program
class Hello
{     // kalimat ini adalah komentar
// yang tak akan dieksekusi
public static void main(String args[])
{
System.out.println(“Hello World!”);
}
/* Kalimat ini adalah komentar
Yang tidak akan dieksekusi
*/
}


Literal
Karakter literal adalah karakter yang ditulis diantara kutip tunggal : ‘r’,’#’,’14’ dan sebagainya. Karakter ini disimpan sebagai 16 bit Unicode Characters. Berikut daftar special kode yang merepresentasikan karakter-karakter yang tidak dapat di print(non-printable characters)

Escape
Meaning
\n
Newline
\t
Tab
\b
Backspace
\r
Carriage Return
\f
Formfeed
\\
Backslash
\’
Single Quote
\”
Double Quote
\ddd
Octal
\xdd
Hexadecimal
\udddd
Unicode Character
 Contoh :
“Trade Mark dari Java \u212”

Hasil output diatas adalah :
Trade Mark dari Java ™


Operator dan Ekspresi
Operator : suatu symbol yang biasanya digunakan dalam ekspresi
Ekspresi : adalah statement yang mengembalikan suatu nilai

Operator Aritmatika
Operator
Meaning
Example
+
Addition
3 + 4
-
Substaction
5 - 7
*
Multiplication
5 * 5
/
Division
14 / 7
%
Modulus
20 % 7

Contoh :
// Nama File Aritmatika.java
class Aritmatika {
public static void main(String args[]) {
short x = 10’
int y = 4;
float a = 12.5f;
float b = 7f;
System.out.println(“X = “ + x + “, Y = “ +y);
System.out.println(“X +Y = “ + (x +y));
System.out.println(“X -Y = “ +(x-y));
System.out.println(“X / Y = “ +(x/y));
System.out.println(“X % Y = “ +(x%y));
System.out.println(“A = “ + a + “, B = “ +b);
System.out.println(“A / B = “ + (a / b));
}
}


Lebih jauh dengan Assignment
Variabel assignment adalah suatu bentuk ekspresi :
x = y = z = 0;
pada contoh diatas variable x,y,z bernilai 0.

Assignment Operator

Ekspression
Meaning
x += y
x = x + y
x -= y
x = x – y
x *= y
x = x * y
x /= y
x = x / y


Operator Perbandingan
Java mempunyai beberapa ekspresi untuk menguji hasil suatu perbandingan :

Operator
Meaning
Example
==
Equal
x == 3
!=
Not Equal
x != 3
< 
Less Than
x < 3
> 
Greater Than
x >3
<=
Less Than Or Equal To
x <= 3
>=
Greater Than Or Equal To
x >= 3

KONSEP OBJEK ORIENTASI PROGRAM
Obyektif :
1. Mengerti maksud inheritance
2. Mengerti dan memahami encapsulation
3. Mengerti dan dapat menjelaskan mengenai polymorphism
4. Dapat membuat program paling sederhana dari java

Pengenalan Java
Apa itu Java ?
Java adalah salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP Object
Oriented Programming). Paradigma OOP menyelesaikan
masalah dengan merepresentasikan masalah ke model objek.
Keutamaan Java disbanding bahasa pemrograman lain:
- Cross platform, dengan adanya Java Virtual Machine(JVM)
- Pengembangannya didukung oleh programmer secara luas
- Automatic Garbage Collection, membebaskan programmer dari
tugas manajemen memori

Pemrograman Berorientasi Obyek (OOP)
Pemisalan Objek dalam OOP
Objek-objek dalam dunia nyata, mempunyai 2 karakteristik khusus : Status
dan Perilaku. Contohnya, sepeda punya status(jumlah gir, jumlah pedal,
dua buah ban) dan perilaku(mengerem, mempercepat, ubah gir).
Bahasa yang berorientasi pada objek pun mempunyai karakteristik yang
sama dengan objek-objek di dunia nyata. Yaitu status yang dalam bahasa
pemrograman biasanya disimpan sebagai Variabel dan perilaku yang
diimplementasikan sebagai Method.



Download file

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

http://anakkelasi.blogspot.com/